Monday, August 9, 2010

Dulu... ketika matahari tak berwarna

Dulu... ketika matahari tak berwarna, kau curi tangan ini agar menyatu dengan hangatmu, lalu.... kita menabur warna kuning kepadanya. Dulu... saat aku bingung akan malam, kau ejakan kehangatan di bawah purnama, sambil bercerita tanpa kata tentang puisi tentang lagu. Dan dulu... semua adalah satu, hati, pikiran, tangan,... dan mata kita...
metsore mentemen..... :)See More

July 29 at 4:51pm

No comments:

Post a Comment